Archive for March, 2012

Tinjauan yuridis terhadap penggunaan Blanko Akta PPAT dikaitkan dengan pelaksanaan tugas dan wewenang PPAT

Thursday, March 22nd, 2012

Penulis :Herlindah
Pembimbing: Dr. Sutanto, SH.,MS

ABSTRACT : Herlindah1, Sutanto2 The thesis entitled THE JUDICIAL PERSPECTIVE ON USING THE PPAT CERTIFICATE BLANK RELATED TO THE ENFORCEMENT OF PPAT’S FUNCTION AND AUTHORITY. This research aims to know the objection of using PPAT certificate blank in making the PPAT certificate, The legal consequence for not using the PPAT certificate blank in accordance with The State Ministry of Agrarian Affairs/The Head of National Land Affairs Decree No. 3 year 1997 and The enforcement of PPAT’s function and authority related to the command of using PPAT certificate blank. This research is judicial-normative, which focuses on library research to obtain secondary data. It is also completed with field research for primary data by means of interviews. It was conducted in Province of DKI Jakarta. The data were analyzed descriptively and qualitatively. The research result show that: 1. The objection of using PPAT certificate blank can not be separated from the background of the situation of the first time the using of PPAT certificate blank was commanded. It was commanded for properly administration and to simplify the enforcement of PPAT’s duty and authority. 2. Accordance with The State Ministry of Agrarian Affairs/The Head of National Land Affairs Decree No. 3 year 1997, not using the PPAT certificate blank cause its PPAT certificate will be rejected by the officials of the Regional Land Office. So, it has a consequence that the PPAT certificate can not be registered. But, Based on the analyses on this research, the authenticity of the PPAT certificate is not determined by the using of PPAT certificate blank. 3. The enforcement of PPAT’s function and authority has obstacles specially whenever the run-out of PPAT certificate blank has occurred at its official provider. This evidence proves that in the frame of legal certainty, the command of using PPAT certificate blank in making PPAT certificate needs to be re-considered.

INTISARI : Herlindah1, Sutanto2 Tesis ini berjudul TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PENGGUNAAN BLANKO AKTA PPAT DIKAITKAN DENGAN PELAKSANAAN TUGAS DAN WEWENANG PPAT. Bertujuan untuk mengetahui tujuan adanya ketentuan diharuskannya menggunakan blanko akta PPAT di dalam pembuatan akta PPAT, akibat hukumnya jika di dalam membuat akta tanah PPAT tidak menggunakan blanko akta PPAT yang telah ditentukan PMNA/ Ka BPN Nomor 3 tahun 1997 dan bagaimana pelaksanaan tugas dan wewenang PPAT dikaitkan dengan adanya ketentuan diharuskannya penggunaan blanko akta PPAT tersebut. Penelitian ini bersifat yuridis normatif yang fokus pada studi kepustakaan untuk mendapatkan data sekunder. Untuk mendapatkan data primer, penelitian ini juga dilengkapi dengan studi lapangan dengan metode wawancara berdasarkan pedoman wawancara yang telah dibuat sebelumnya. Penulis memilih provinsi DKI Jakarta sebagai wilayah penelitian. Data-data tersebut kemudian dianalisis secara deskriptif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1. Tujuan adanya ketentuan penggunaan blanko Akta PPAT di dalam membuat akta PPAT tidak dapat dipisahkan dari latar belakang keadaan pada saat pertama kali perintah mengenai penggunaan blanko akta PPAT tersebut dibuat yaitu untuk tertib administrasi dan untuk mempermudah pelaksanaan tugas dan wewenang PPAT. 2. Berdasarkan PMNA/ Ka BPN No.3 Tahun 1997, tidak digunakannya blanko akta PPAT di dalam membuat akta PPAT mengakibatkan akta PPAT tersebut akan ditolak oleh petugas kantor pertanahan. Hal ini menyebabkan akta PPAT tersebut tidak dapat di daftarkan di kantor pertanahan sehingga tidak ada kepastian hukum. Akan tetapi, berdasarkan analisis di dalam penelitian ini, keotentikan suatu akta tidak ditentukan oleh penggunaan blanko akta PPAT. 3. Pelaksanaan tugas dan wewenang PPAT mengalami hambatan, khususnya ketika terjadi kekosongan/ kelangkaan akta PPAT. Hal ini membuktikan bahwa dalam rangka penegakan kepastian hukum, terhadap perintah penggunaan blanko akta PPAT di dalam membuat akta PPAT perlu dilakukan peninjauan ulang. Kata kunci: Penggunaan Blanko Akta PPAT

Kata kunci Akta PPAT,Blanko Akta PPAT
Program Studi S2 Ilmu Hukum (Magister Kenotariatan) UGM
No Inventaris c.1 (3677-H-2007)
Deskripsi x, 94 p., bibl., ills., 29 cm
Bahasa Indonesia
Jenis Tesis
Penerbit [Yogyakarta] : Universitas Gadjah Mada, 2007
Lokasi Perpustakaan Pusat UGM
File Dapat Dibaca di Ruang Tesis/Disertasi

Materi 6-Praktikum Image dan Graphic Editing

Tuesday, March 20th, 2012

Senin, 18 Maret 2012
oleh TL, RK/wa/jk/af
Dear Bloggy Readers, namanya juga praktek ya..langsung saja. Saran saya, buat yang dapat undangan pelatihan multimedia, ikut ya…biar tau prakteknya…!
~CD Installer
FLV to AVI : mengkonversi dari youtube dirubah ke format AVI
iSpring : memasukkan file flash ke power point
VCDcuter : untuk motong file VCD, bisa juga untuk ngambil suaranya saja

CD kit
Tutorial & hand out: panduan

Yang harus dibawa:
leptop+mouse
Camera digital+kabel data
Bahan ajar mata kuliah handalan
VCD yang akan dipotongz

Materi 5-trips dan trik pengembangan power point lanjut (tamplete power point) Power point 2007

Tuesday, March 20th, 2012

Oleh Prof.Dr.Ir.A.Latief Abadi, MS

Tips and triks
Tip 1
Insert picture
Insert shapes (klik:muncul/menghilang)
Animation–>custom animation–>add effect–>entrance
* picture 3 –> klik timing (triggers–>klik)
*picture 3—> klik star effect on click of
Add effect–>exit (merah)

Tip 2
Insert–> smart art
Kalau mau nambah lingkaran tinggal klik tanda panah disamping kemudian di enter
Klik change color untuk ubah warna
Klik : to add notes

OMG…..ketinggalan *hua….hiks..hiks…

Materi 4-Teknologi Pembelajaran Visual, menawarkan Kemudahan dan Kecanggihan Berbiaya rendah

Monday, March 19th, 2012

Oleh Drs.Sugeng Rianto, M.Sc, Ph.D
Senin, 18 maret 2012

Kerangka
A. Pranala
Model pembelajaran trandisional (khusu bidang kedokteran)
Kebergantungan pada metode yang telah terbangun, mahasiswa praktek berdasarkan apa yang ada di buku, lalu bereksperimen berdasarkan pengalaman senior.
Kekurangan waktu praktek
Terlalu banyak prosedur yang harus dipelajari
Belajarnya berkelompok, tidak satu persatu.

B. Tantangan pendidikan
Diperlukan transisi yg aman
Dokt berketrampilan tinggi
Kasus medis semakin komplex
Adanya profesi lintas sektoral
Harapan pendidikan yang lebih baik, lebih murah dan memberikan kemudahan
Membutuhkan media belajar yg mempercepat pemahaman dan ketrampilan
Pendidikan dan pelatihan membutuhkan alat uji yang akurat akan kinerja dan kemampuan
Pendidikan masa kini berhadapan dengan metodologi baru (bits and bytes menggantikan sistem pendidikan riil

C. Solusi yang diperlukan
     >Dapat mengajarkan prosedur-prosedur baru dan melakukan banyak perulangan tanpa menambahkan sumber daya (tidak perlu pasien, mayat, boneka, binatang, bahan kimia, dll)
    >Sistem yang dapat mengukur secara pasti tingkat kompetensi yang diperlukan
    >Dapat melakukan perencanaan terbaik sebelum terjun ke lapangan
Biaya murah dan tervalidasi
-Teknologi virtual realiti
   >Virtual realiti
Teknologi yang membuat pengguna dpt berinteraksi dgn lingkungan yang disimulasikan oleh komputer
Lingkungan riil yangditiru atau lingkungan yang benar-benar hanya ada dalam imaginasi
Umumnya menyajikan pengalaman visual yang ditampilkan pada layar komputer, penampil stereokopik, beberapa simulasi mengikut sertakan pengindraan seperti suara melalui speaker atau headphone

  >Augmented realiti
Istilah yg dipakai utnuk pandangan langsung atau tak langsung dari objek fisis ( dunia nyata yg unsur2nya di augmentedkan oleh penindera masukan ygdiuat di komputer seperti graik dan suara
  >Mixed realiti
D. Teknologi VR dalam Pembelajaran
Training mahasiswa (mengurangi resiko kegagalan dan bahaya)
Perancangan
CAD dan aslinya…(?)
Simulator
Berbagai pendekatan dalam pengajaran
E. Simpulan
Teknologi VR dapat digunakan untuk pembelajaran dan mengurangi berbagai resiko kegagalan sehingga waktu dan biaya menjadi lebih sedikit alias lebih efisien dan efektif…

F. Demonstrasi
wow…keren…
Kalo hukum, simulasinya pencurian, pembunuhan, kecurangan pemilu, proses pemberian kredit oleh Bank. dll. Eureka!!

Komentar: tidak perlu diragukan lagi bahwa teknologi seperti ini sangat dibutuhkan untuk mengembangkan pembelajaran meskipun tiap lahirnya suatu teknologi dibalik manfaatnya ada ancaman penyalagunaan dan membahayakan manusia dan makhluk hiduplainnyadi muka bumi ini. Kita harus positif thinking dan mendukung penuh.

Materi 3-Apa dan bagaimana Pengembangan Bahan Ajar

Monday, March 19th, 2012

Oleh Prof.Dr.Ir.A.Latief Abadi, MS
Definisi Multimedia
Multimedia adalah media yg menggabungkan dua atau lebih media
Materi yang baik
Meningkatkan konsentrasi belajar
Mmudahkan pemahaman mahasiswa
Meninkatkan kemampuan dosen
Meningkatkan mutu dosen
Menggairahkan mahasiswa untuk belajar
Menampilkan video pengajaran materi Global Warming dll.

Contoh power point: yang teradapat video, teks dan cara kerjanya.

Multimedia bisa menipu..
Maaf ya Bloggy Reader karena Prof.Latif in hurry jadi banyak yang tidak bisa saya catat…*Pledoi.